Cara Mudah Kaya Buruan Klik http://www.uangbalik.in/?id=9599909 Dibawah website ada format order isi nama dan email Anda. Buka email. Ikuti petunjuk di email.

Minggu, 20 Oktober 2013

LKS BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR



LEMBAR KERJA SISWA I

Kompetensi Keahlian: Agribisnis Perikanan
Kelas                           : XBIA

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi Parameter Kualitas Air
1.    Menjelaskan Teknik Pengambilan Sampel Air
2.    Mengambil Sampel Air di Lapangan
Guru Mata Diklat: AFRIJONI, SPt

Kriteria Unjuk Kerja: 1. Bahan dan alat pengambilan sampel disiapkan siswa sesuai
                                        dengan kebutuhan.
                        2, Langkah kerja pengambilan sampel dilakukan  sesuai dengan
                            kaidah teknik  pengambilan sampel yang benar.
                        3, Sampel air diambil siswa dengan sesuai dengan kaidah teknik
                            pengambilan sampel air di lapangan.

Bahan dan Alat:    1. Botol bekas aqua, masing-masing 5 buah per kelompok
                    2, Batu pemberat, ukuran 1 Kg, 5 buah per kelompok
                    3, Tali rafia 1 gulung per  kelompok
                                4, Kayu atau bilah bambu panjang 3 meter, 1 buah per kelompok
                                5, Ember plastik ukuran 10 liter, 1 buah per kelompok
                                6, Beberapa buah kolam.

Langkah kerja teknik pengambilan sampel air:

1.    Siapkan wadah dari botol plastik yang tertutup. Bisa digunakan bekal botol aqua. Tutup botol diberi lubang sedikit untuk pemasukan air.
2.    Masukkan botol tersubut tersebut ke dalam dasar perairan atau kolam dengan diberi batu pemberat yang telah diikat dengan tali. Batu pemberat dan botol dimasukkan bersamaan, sampai dasar kolam tetapi tidak menyentuh dasar kolam. Pengambilan sampel bagian tengah kolam dibantu dengan kayu (seperti orang memancing).
3.    Setelah botol penuh segera diangkat dan segera pula dilakukan analisa agar sampel.
4.    Lakukan analisa sampai 5 titik untuk keakuratan hasil. Misalnya di kolam analisa sampel diambil di tiap sisi dan tengah kolam.

Diskusi:
1.    Mengapa pengambilan sampel air harus di bagian dasar kolam?
2.    Mengapa pengambilan sampel harus dilakukan 5 titik pengambilan?
3.    Mengapa botol aqua harus dalam kondisi tertutup sewaktu dimasukkan ke dalam kolam?






LEMBAR KERJA SISWA II

Kompetensi Keahlian: Agribisnis Perikanan
Kelas                           : X BIA

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi Parameter Kualitas Air
1.    Menjelaskan Macam-macam Parameter Kualitas Air.
2.    Menyiapkan Bahan dan Peralatan untuk Menganalisa Kandungan Oksigen Terlarut (DO)
3.    Menjelaskan Cara Menganalisa Kandungan Oksigen Terlarut (DO)
4.    Menganalisa Kandungan Oksigen Terlarut (DO)
Guru Mata Diklat: AFRIJONI, SPt

Kriteria Unjuk Kerja: 1. Macam-macam parameter kualitas air dijelaskan oleh siswa.
                        2, Alat dan bahan untuk menganalisa kandungan oksigen terlarut
                            (DO) kolam ditentukan oleh  siswa dengan tepat
                        3, Cara menganalisa kandungan oksigen terlarut (DO) dijelaskan oleh
                            dengan  benar.
                        4, Kandungan oksigen terlarut pada kolam dinalisa oleh siswa dengan
                            tepat.
Bahan dan Alat: 1. Aquamate Test, 1 buah
                             2, Arus listrik
                             3, Kolam yang akan dianalisa kandung oksigen terlarut (DO)
                             4, Alat tulis
Langkah Kerja Menganalisa Kandungan Oksigen Terlarut:
1.    Siapkan alat sensor dan hubungkan ujung konektor ke badan Aquamate test yang telah tersedia. Ujung Aquamate tidak perlu dilepaskan dengan badan Aquamate test.
2.    Pasanglah pelindung elektroda pada sensor Aquamate test.
3.    Isilah salah satu tabung test (test tube) dengan air bersih lalu ditutup dengan karet penutup dan pasangkan pada lubang tabung test yang ada pada badan Aquamate test. Pasang juga tabung tes yang lain pada klip sensor untukmengatur kalibrasi alat.
4.    Untuk pengkalibrasian, isilah elektroda dengan cairan elektroda dengan menggunakan pipet tetes hingga cairan tersebut nampak cembung di ujung elektroda, lalu pasang kembali DO membran secara hati-hati dan perhatikan jangan ada gelembung udara pada lead elektroda. Bila 40 menit membran reaksinya masih lambat, gantilah DO membran dengan yang baru.
5.    Putarlah swicth DO dan atur knop kalibrasi DO hingga menunjukan tanda 21 %.
6.    Masukkan alat Aquamate test ke dalam air yang akan diukur. Alat dapat dioperasikan dengan memutar DO meter. Penentuan DO lebih tepat bila arus air tidak lebih 30 cm/detik.

Diskusi:  1. Jelaskan hubungan antara kandungan oksigen terlarut dengan suhu !
    2, Jika perairan yang akan dianalisa kandungan oksigen terlarut di sungai, arus air
        tidak boleh lebih 30 cm/detik. Mengapa?

   LEMBAR KERJA SISWA III

Kompetensi Keahlian: Agribisnis Perikanan
Kelas                           : X BIA

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi Parameter Kualitas Air
1.    Menjelaskan Macam-macam Parameter Kualitas Air.
2.    Menyiapkan Bahan dan Peralatan untuk Menganalisa Derajat Keasaman (pH)
3.    Menjelaskan Cara Menganalisa Derajat Keasaman (pH)
4.    Menganalisa Derajat Keasaman (pH)
Guru Mata Diklat: AFRIJONI, SPt

Kriteria Unjuk Kerja: 1. Macam-macam parameter kualitas air dijelaskan oleh siswa.
                        2, Alat dan bahan untuk menganalisa derjat keasaman (pH) kolam
                            ditentukan oleh  siswa dengan tepat
                        3, Cara menganalisa derajat keasaman (pH) dijelaskan oleh dengan
                            benar.
                        4, Derajat keasaman (pH) pada kolam dinalisa oleh siswa dengan
                            tepat.

Bahan dan Alat: 1. pH meter, 1 buah
                             2, Arus listrik
                             3, Kertas Lakmus
                             4, Ember plastik ukuran 10 liter, 1 buah per kelompok
                             5, Sampel air yang akan dianalisa, 1 ember
                             6, Kolam yang akan dianalisa derajat keasaman (pH)
                             7, Alat tulis

Langkah Kerja Menganalisa Derajat Keasaman (pH):
Bila pengukuran pH menggunakan pH meter, maka langkah kerjanya sebagai berikut:
1.    Tekan power switch ke posisi on. Tekan pula tombol batere ke posisi batt. Dalam keadaan demikian jarum harus berada pada posisi batt-G (pada skala) yang berwarna merah. Jika tidak, batere harus diganti.
2.    Setelah pengecekan batere, tombol cek/kontrolnya harus dikembalikan ke posisi meas (ada di dalam alat).
3.    Bukan penutup elektroda, lalu elektroda tersebut dicuci dengan air mengalir, kemudian bilas dengan kertas tissu atau kain bersih.
4.    Sambungkan larutan standar pH 7 ke dalam wadah. Ukur temperaturnya, kemudian putar pengatur temperatus sesuai dengan temperatur larutan (pengatur terdapat pada body)
5.    Tuangkan larutan/celupkan ke dalam larutan pH 7 kemudian tempatkan jarum penunjuk pada body sesuai dengan nilai pH yang terdapat dalam tabel hubugan dengan temperatur pH.
6.    Angkat elektroda dari larutan pH 7, lalu cuci dengan air bersih dan dilap hingga kering.
7.    Ulangi pekerjaan di atas pada larutan pH lain.

Alat sederhana pengukur pH adalah dengan menggunakan kertas pH (kertas lakmus), langkah kerjanya sebagai berikut:

1.    Siapkan air yang akan diukur pHnya.
2.    Celupkan kertas pH ke dalam air yang akan diukur pHnya sampai terjadi perubahan warna pada kertas pH.
3.    Bandingkan atau cocokkan warna kertas lakmus yang telah dicelupkan ke dalam air dengan daftar warna pH yang telah disediakan. Warna merah berada pada pH asam dan biru pada pH basa.

Diskusi: 1. Mengapa analisa derajat keasaman (pH) perairan diperlukan dalam rangka
                  budidaya air tawar
  2, Hal apa saja yang mempengaruhi derajat keasaman (pH) kolam?































LEMBAR KERJA SISWA IV

Kompetensi Keahlian: Agribisnis Perikanan
Kelas                           : X BIA

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi Parameter Kualitas Air
1.    Menjelaskan Macam-macam Parameter Kualitas Air.
2.    Menyiapkan Bahan dan Peralatan untuk Mengukur Suhu
3.    Menjelaskan Cara Mengukur Suhu
4.    Mengukur Suhu
Guru Mata Diklat: AFRIJONI, SPt

Kriteria Unjuk Kerja: 1. Macam-macam parameter kualitas air dijelaskan oleh siswa.
                        2, Alat dan bahan untuk mengukur suhu kolam ditentukan oleh siswa
                            dengan tepat.
                        3, Cara mengukur suhu dijelaskan oleh siswa dengan benar.
                        4, Suhu pada kolam dinalisa oleh siswa dengan tepat.

Bahan dan Alat: 1. Thermometer, 1 buah per kelompok.
                 2, Tali rafia, 1 gulung
                             3, Batu pemberat, ukuran 0,5 Kg, 1 buah per kelompok
                             4, Kolam yang akan dianalisa derajat keasaman (pH)
                             5, Alat tulis

Langkah Kerja Mengukur Suhu Kolam:

Pengukuran suhu menggunakan thermometer bisa dilakukan langsung ke lokasi perairan. Analisa suhu pada bagian kolam dapat dilakukan dengan langkah kerjanya sebagai berikut:

1.    Thermometer diikat dengan tali dengan diberi batu pemberat.
2.    Masukkan thermometer ke dalam dasar kolam.
3.    Biarkan thermometer terbenam di bagian dasar kolam selama 5 menit.
4.    Angkat thermometer segera lihat angka yang ditunjukan pada thermometer. Melihat angka yang ditunjukan thermometer sebaiknya thermometer masih berada di dalam air.
5.    Lakukan pengukuran sampai 5 titik. Misalnya di kolam, analisa sampel diambil di tiap sisi kolam dan di tengah kolam.

Diskusi: 1. Mengapa pembenaman thermometer harus dilakukan minimal 5 menit?
   2, Mengapa pembacaan skala thermometer sebaiknya thermometer masih berada
       Dalam air?
   3, Sebutkan hala-hal apa saja yang menyebabkan perubahan pada suhu kolam?




LEMBAR KERJA SISWA V

Kompetensi Keahlian: Agribisnis Perikanan
Kelas                           : X BIA

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi Parameter Kualitas Air
1.    Menjelaskan Macam-macam Parameter Kualitas Air.
2.    Menyiapkan Bahan dan Peralatan untuk Mengukur Kecerahan Air
3.    Menjelaskan Cara Mengukur Kecerahan Air.
4.    Mengukur Kecerahan Air
Guru Mata Diklat: AFRIJONI, SPt

Kriteria Unjuk Kerja: 1. Macam-macam parameter kualitas air dijelaskan oleh siswa.
                        2, Alat dan bahan untuk mengukur kecerahan air kolam
                            ditentukan oleh  siswa dengan tepat.
                        3, Cara mengukur kecerahan air dijelaskan oleh siswa dengan benar.
                        4, Kecerahan air pada kolam dinalisa oleh siswa dengan tepat.

Bahan dan Alat: 1. Kolam yang akan akan dianalisa kecerahannya
                 2, Alat ukur (meteran)

Langkah Kerja Mengukur Kecerahan Air:

Pengukuran kekeruhan dan kecerahan ini bisa juga dilakukan dengan menggunakan talapak tangan. Langkah kerjanya sebagai berikut:

1.    Celumkan tangan ke dalam air dengan telapak tangan menghadap ke atas.
2.    Ukur sampai kedalaman berapa cm masih terlihat telapak.
3.    Bila kedalaman 25 cm tidak terlihat lagi artinya air terlalu keruh tidak bagus untuk pemeliharaan ikan.
4.    Bila kedalaman 30-40  cm telapak tangan  masih terlihat artinya air bagus dijadikan tempat pemeliharaan ikan. 

Diskusi: 1. Kekeruhan air karena plankton, apakah masih baik untuk pemeliharaan ikan?
                   Jelaskan.
   2, Sebutkan warna kolam yang keruh oleh plankton!










MENGANALISA KANDUNGAN KARBONDIOKSIDA (CO2)                                                

Cara mengukur kandungan karbondioksida adalah dengan metoda titrasi yaitu Tetra Test  CO2. Langkah kerjanya adalah sebagai berikut:
1.    Bersihkan tabung reaksi dengan air yang akan ditest ke dalam tabung tersebut.
2.    Isilah masing-masing 20 ml air yang akan diukur ke dalam 2 tabung reaksi.
3.    Tempatkan tabung reaksi yang telah diisi dengan air yang akan diukur secara berdekatan. Tabung pertama dijadikan objek pengontrol, sedangkan tabung kedua sebagai bahan pengontrolan.
4.    Kocok reagent 1 dan tambahkan 5 tetes ke dalam tabung kedua.
5.    Tambahkan reagent 2 dengan meneteskan setetes demi setetes sambil dikocok hingga warna air menjadi pink. Hitung jumlah tetesan yang ditambahkan.
6.    Konsentrasi (kandungan CO2) dapat diketahui dengan mengalikan jumlah tetesan reagent 2 dengan angka 2. Satuan kadar dihitung dengan mg/liter. Misalnya jumlah tetesan reagent 2 adalah 5 tetes, maka kandung karbondioksida dapat dihitung 5 x 2 = 10 mg/liter.

MENGANALISA AMONIA

Metode yang sering digukan adalah metode titrasi, yang sering digunakan pada kandungan amonia 5 ppm. Metode ini menggunakan bahan Tetra Test NH3, dengan langkah kerja sebagai berikut:
1.    Bersihkan tabung reaksi dengan air yang akan ditest ke dalam tabung tersebut.
2.    Isi tabung test sampai dasar mencapai 5 ml/cc (temperatur air yang akan ditest harus 20-30 oC.
3.    Botol tabung harus dijaga agar tetap tegak. Tambahkan 14 tetes dari botol 1 pada tabung dan kocok dengan baik. Kemudian tambahkan lagi 7 tetes lagi dengan botol 2 (reagent 3 dan dikocok untuk terakhir)
4.    Tunggu sampai 20 menit (suhu kamar) dan cocokkan warnanya pada skala secara seksama. Perhatikan warna yang mendekati, kemudian bacalah pada daftar nilai/kadar amonia

MENGANALISA NITRIT
Metode analisa kandungan nitrit adalah dengan metode titrasi dengan menggunakan Tetra Test NO2. Langkah kerjanya adalah sebagai berikut:
1.    Bersihkan tabung reaksi dengan air yang akan ditest ke dalam tabung tersebut
2.    Isi air ke dalam tabung reaksi hingga volume 5 cc.
3.    Kocok dulu reagent 1, kemudian teteskan 7 tetes ke dalam tabung sambil dikocok secara  teratur.
4.    Setelah 10 detik tambahkan reagent 2 sambil dikocok. Dalam  waktu 2-5 menit warna air akan berubah menjadi warna tertentu sesuai dengan kandungan nitrit dari air yang sedang diukur.
5.    Bandingkan warna air dengan warna-warna yang  tertera pada dinding kemasan, kemudian akan deketahui nilai (kadar) nitrit dalam air.